Membangun Generasi Rabbani di Kota Solok melalui jalan Sunnah, Ilmu, dan Amal Shalih.
Berdirinya Yayasan Sabilul Haq dilatarbelakangi oleh keprihatinan kami di Kota dan Kabupaten Solok melihat kondisi masyarakat terhadap pemahaman agama. Kami ingin mengambil peran aktif dan positif untuk memperbaiki ummat di tengah tantangan zaman yang berat.
Di zaman ini, kita menghadapi krisis kaderisasi ulama. Banyak ulama panutan yang telah mendahului kita tanpa adanya penerus yang memadai, sehingga umat rentan terjerumus dalam hal-hal yang dilarang Allah ﷻ.
Sebagai langkah nyata, pada bulan Mei Tahun 2014, kami sepakat mendirikan yayasan ini. Langkah awal perjuangan kami adalah mendirikan Lembaga Pendidikan untuk mengkader calon-calon ulama dari umat kita.
Tidak satupun Ulama dalam sejarah melainkan mereka memulainya dengan menghafal Al-Qur'an. Maka Al-Qur'an-lah yang pertama kali harus ditanamkan kepada generasi kita.
Oleh karena itu, kami mendirikan Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Alam. Menjawab keprihatinan akan minimnya pendidikan akhlak dan agama di sekolah dasar pada umumnya. Kami berharap sekolah ini berjalan di atas Sunnah Nabi ﷺ sesuai pemahaman As-Salafus Shalih.
Yayasan Sabilul Haq (YSH) didirikan berdasarkan Akte Pendirian Nomor 29, tanggal 29 Mei 2014 oleh PPAT Drs. ELYUNUS, SH. Disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Rl No. AHU-02938.50.10.2014 pada Tanggal 18 Juni 2014.
Kami berdedikasi untuk memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat Kota dan Kabupaten Solok dalam tiga pilar utama pergerakan.
Menyelenggarakan SDIT Alam dengan keunggulan Tahfidzul Qur'an untuk mengkader generasi ulama masa depan yang memiliki akidah lurus dan akhlak mulia.
Menyebarkan pemahaman agama yang shahih berdasarkan Al-Qur'an dan As-Sunnah dengan pemahaman Salafus Shalih kepada masyarakat luas.
Turut serta membantu meringankan beban masyarakat melalui program-program sosial yang bermanfaat bagi umat dan lingkungan sekitar.
Kami mengajak kaum muslimin untuk berperan serta dengan segala kemampuan yang ada. Baik melalui do'a, harta, tenaga, pikiran, maupun waktu, untuk berta'awun 'alal birri wattaqwa (tolong-menolong dalam kebaikan dan takwa).
"Memulai langkah kecil untuk melahirkan ulama generasi mendatang yang menempuh jalan Salafush Shalih dengan ihsan sampai akhir kiamat."